Updates from January, 2012 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Salman Kan 2:03 am on January 14, 2012 Permalink | Reply  

    Terkena Phising Email Google 

    Beberapa waktu lalu saya dapat email di akun Google, dengan subject email Gmail New Policy. Berikut isi dari email tersebut:

    With the new year policy, all accounts not registered/verified will be suspended by the end of the month. We are sorry for the in conveniences but with the increase in accounts daily, we are trying to serve you better.

    Lalu ada link bertuliskan Verify Account.

    Ketika awal membaca email ini, saya kaget dan cukup paranoid, karena memang pesannya cukup meyakinkan bagi orang yang sedang kaget dan ditambah lagi, beberapa bulan lalu saya sudah kehilangan akun Google utama saya karena dibanned oleh Google. Tapi untungnya saya adalah orang yang lumayan akrab dengan dunia IT, saya bisa agak tenang menghadapi ini, hehe.
    Pertama, saya lihat siapa pengirimnya. Ternyata pengirimnya adalah info@info.net ! Nggak ada unsur Google-nya. Mana ada Google mengirim email resmi dengan email tersebut. Alhamdulillah, hanya phising email.. : D

    Dan saya coba buka link verifikasi akun palsu ini, lalu langsung terbuka halaman login Gmail, namun di address bar tertulis alamat http://photobolha.com.br/site/Login.html, sebuah website Brazil.
    Halamannya tersebut serupa dengan halaman login Gmail. Kalo orang yang nggak tahu dan panik, kemungkinan besar akan langsung saja mengetikan username-nya dan password-nya. Halaman betul-betul serupa, kecuali alamat di address bar saja. Phising memang kejam kawan!

    Pesannya adalah, jika mendapat email-email atau apapun semacam itu, cobalah untuk tenang, dan ingat-ingat kita pernah melakukan apa saja dengan akun tersebut. Lalu coba secara teliti perhatikan, apakah ada kejanggalan atau tidak. Modus phising ini cukup populer dan cukup ampuh. Saya pun pernah melakukannya, dan memang efektif : D

    Banyak jenis modus phising ini, selain email, ada phising website, phising PIN message di Blackberry, phising phone, phising mail, dan lain-lain. Intinya, dalam berinternet, kita harus selalu waspada, terlebih apabila sesuatu yang kita jaga itu sangat berharga atau rahasia.

    *definisiku tentang phising: memalsukan sesuatu yang asli atau resmi dengan yang palsu atau tidak resmi.

    Posted with WordPress for BlackBerry.

     
  • Salman Kan 1:57 am on January 11, 2012 Permalink | Reply
    Tags: kewajiban menikah, menikah itu mahal, menikah itu murah, sudut pandang menikah   

    Rumus Menikah Zaman Sekarang 

    Rumus berumah tangga:
    Mobil: Rp. 150 juta
    Rumah: Rp. 350 juta
    Resepsi: Rp. 100 juta

    Semua ditotalkan menjadi Rp. 600 juta. 600 juta modal untuk berkeluarga. Nah!
    Ada banyak pendapat mengenai memulai berumah tangga, khususnya pernikahan. Ada yang berpendapat bahwa punya uang dulu, baru menikah. Ada juga yang berpendapat menikah dulu, nanti rezeki akan semakin berlimpah. Terus terang saya ada di pendapat yang kedua, yaitu tanpa perlu mapan, seseorang sudah bisa menikah, dengan syarat dan ketentuan berlaku (misal: ya, paling tidak sudah punya calon, hehe).
    Dalam agama saya, islam, menikah itu adalah kewajiban dari Allah swt. Menurut saya, mana mungkin Tuhan mewajibkan hambanya untuk menikah, namun hanya bertujuan untuk menyulitkan hambanya saja. Saya yakin dari perintah tersebut ada jaminan bahwa Tuhan akan mencukupkan hambanya. Jika mengacu pada rumus berumah tangga di atas, saya pikir baru usia hampir 40 tahun saya baru bisa menikah, sedangkan kewajiban menikah sudah melekat pada saya di usia 20an. Hmm..
    Keyakinan saya, menikah itu tidak perlu sudah punya rumah sendiri, tidak perlu sudah punya mobil, dan tidak perlu resepsi yang mewah. Menurut saya, yang penting dalam suatu pernikahan adalah karena Tuhan, lalu yakin dapat menafkahi dan memberikan tempat tinggal untuk berteduh bagi keluarga, dan keyakinannya itu bertanggung jawab, lalu tidak perlu suatu pesta yang besar atau mewah.
    Orang-orang seperti saya selalu terantuk di poin mengadakan resepsi. Memang karena adat di Indonesia dan gengsi, sehingga mengadakan resepsi besar seolah-olah telah menjadi sebuah kewajiban. Padahal dalam islam, yang wajib adalah mengadakan akad nikah. Dan sebuah sunnah mengadakan walimatul ursy, dengan mengutamakan memberi makan kepada anak-anak yatim. Saya ingin bahas mengenai walimatul ursy. Sepengetahuan saya, inti dari mengadakan walimatul ursy adalah mengumumkan bahwa sepasang lelaki dan perempuan telah sah menjadi sepasang suami-istri, dan melakukan syukuran. Apa orang zaman sekarang kurang kreatif sehingga menerjemahankan walimatul ursy menjadi mengadakan resepsi besar di gedung, mengundang hampir 1000 orang, dan menghabiskan uang hampir ratusan juta, tapi mengharapkan amplop dari tamu. Padahal mengadakan pengumuman zaman sekarang lebih efektif melalui cara lain, misal jejaring sosial, sms, telepon, dll. Dan untuk syukuran, bisa mengadakan potong tumpeng, mengundang sebuah panti asuhan, atau apa pun yang lebih banyak manfaanya dan jauh lebih ringan biayanya, sehingga rumus berumah tangga di atas menjadi ketinggalan zaman. : D

    Posted with WordPress for BlackBerry.

     
    • cicifera 6:46 am on January 11, 2012 Permalink | Reply

      wiihh.. tampaknya ada yang akan menikah ya man tahun ini.. :))

      • Salman Kan 7:17 am on January 11, 2012 Permalink | Reply

        iya Fer, pasti ada. Coba deh sekali-kali samperin KUA, liat berapa ribu orang yang daftar menikah tiap tahunnya.

    • echa 8:29 am on January 11, 2012 Permalink | Reply

      setuju bad!…ayo ibad segera menikah hahahaha…
      tidak perlu menunggu mapan untuk menikah, ketika kita sudah menyatakan siap untuk menikah maka kita juga secara sadar harus siap untuk bertanggung jawab baik yang sifatnya lahir maupun bathin dalam hal ini lebih mengarah ke lahir…
      kalau saya fikir, ketika seseorang menikah khususnya kaum pria yang merupakan pencari nafkah, dia tidak akan membiarkan keluarganya (istri dan anaknya) terlantarkan? kecuali jika memang pria tersebut tidak bertanggung jawab yang artinya berarti sebenarnya dia belum siap untuk menikah…
      Ayo ibad…saya dukung kamu segera menikah dengannya hahaha 😀

    • mrjoule 3:42 pm on February 24, 2012 Permalink | Reply

      kak salman ini memang habat :D, kapan dong

      • Salman Kan 4:12 pm on February 24, 2012 Permalink | Reply

        Hihihi.. Kak tahjul bisa saja :”>

  • Salman Kan 8:05 am on January 9, 2012 Permalink | Reply  

    Post-testing dari Email 

    Percobaan menambah posting dari email. Tes satu dua tida.. (Mungkin maksudnya tiga) Sent from my smart-enough phone

     
  • Salman Kan 10:38 pm on January 3, 2012 Permalink | Reply
    Tags: sandal berserakan   

    Masih Ada yang Merasa Risih? 

    risih

    Ikan Pindang Sendal

    Saya sering liat sepatu dan sandal berserakan. Keliatannya banyak orang sudah mulai biasa dengan keadaan tersebut, makanya tetap mempertahankannya, bahkan sudah nggak sungkan untuk menginjaknya sembarangan, walau benar sepatu dan sandal itu untuk diinjak. Hmm.

    Posted with WordPress for BlackBerry.

     
  • Salman Kan 2:37 am on January 3, 2012 Permalink | Reply
    Tags: berjalan di eskalator, meningkatkan produktifitas   

    Produktifitas Diturunkan oleh Tangga Eskalator? 

    Menurut saya, lebar tangga, khususnya tangga berjalan (eskalator), tidak untuk dihabiskan sendirian. Ini untuk memberikan kesempatan orang yang sedang buru-buru untuk mendahului kita. Masalah produktifitas sih.
    Apalagi eskalator, jalannya bisa mencapai kecepatan siput. Kenapa nggak bergerak saja, karena katanya, terus bergerak itu baik.
    *Jadi, bagi mba-mas yang sedang pegangan tangan di eskalator & menghabiskan lebar tangga, lepas dulu plis, pas di tangga aja kok : D

     
    • Rudy Thong 8:21 am on January 3, 2012 Permalink | Reply

      ini demi produktivitas ato demi tenggang rasa dengan yang enggak bareng pasangan? :p

      • Salman Kan 8:57 am on January 3, 2012 Permalink | Reply

        Ahaha, akhirnya sih jatuhnya demi meningkatkan kesadaran tenggang rasa 😄

    • hibatun naeem 10:47 am on January 8, 2012 Permalink | Reply

      kalo di luar negeri mah *nyombong* eskalator tuh kaya jalan raya aja, lajur kanan dipakai untuk nyalip, apalagi eskalator di stasion kendaraan umum. ini asli. soalnya saya pernah dimarahi bule dan digeser badannya pas diem di sisi sebelah kanan, pdhal sebelah kiri saya kosong. terus pas udh diem disebelah kiri, liat2 ke eskalator laen emng orang2 yg tdk berjalan diemnya disebelah kiri semua ternyata, yang pasangan pun masih menyisakan tempat di sisi kanannya, mungkin karena mereka bukan sekedar pegangan tangan sih yah 😀

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel