Google Buzz Menurut Saya

Google buzz adalah produk yang boleh dikatakan baru dari google, yang fungsinya mirip – mirip dengan twitter. Kita dapat mengupdate status, dan status kita dapat dibaca oleh para follower kita. Google buzz ini terintegrasi dengan google mail (gmail). Jadi, ketika login ke gmail, otomatis akan login pula ke google buzz. Namun ternyata penggunaan email gmail disatukan dengan nama akun google buzz yang fungsinya mirip dengan twitter nampak – nampaknya kurang tepat. Contoh kasus buruk di google buzz:
Ketika Anda melakukan update status, para follower Anda akan menerima update status tersebut. Dan ketika salah seorang follower Anda mengomentari status Anda tersebut, maka follower dari follower Anda akan dapat melihat nama akun google buzz Anda, yang mana nama akun google buzz adalah alamat email gmail!
Menurut saya pribadi, alamat email itu dapat disamakan dengan nomer handphone, ada kalanya Anda terbuka memberitahukan alamat email tersebut kepada orang – orang yang terpercaya, dan ada kalanya Anda akan tertutup kepada orang – orang yang tidak terpercaya atas alamat email Anda, untuk menghindari email spam. Jadi, penggunaan alamat email sebagai nama akun google buzz yang sifatnya sangat terbuka sekali sangat kurang tepat.
Tetapi saya tidak tahu trend masa depan seperti apa. Apakah tren mendatang adalah alamat email bebas dipublikasikan karena filter spam semakin canggih, atau bagaimana? Sungguh, teknologi yang mengubah budaya!
Efek yang mungkin terasa akibat penggunaan alamat email sebagai nama akun google buzz adalah akan maraknya para sales – sales kartu kredit dan paran pelaku iklan Viagra akan mengiklankan produknya, memenuhi inbox gmail Anda (haha).